Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mengungkapkan gagasan penulisnya secara tepat sehingga dapat dipahami oleh pendengar/pembaca . kalimat efektif juga dapat dikatakan kalimat yang mewakili pikiran penulis atau pembicara sehingga pendengar/pembaca dapat memahami pikiran tersebut dengan mudah, jelas dan lengkap seperti apa yang dimaksud oleh penulis atau pembicaranya.
CIRI-CIRI
KALIMAT EFEKTIF dan Contoh Kalimat juga Strukturnya
Kalimat
dinyatakan dapat memberikan informasi kepada pembaca secara tepat dan akurat
apabila memiliki ciri-ciri yaitu : kesatuan gagasan, kepaduan, keparalelan,
kehematan, kelogisan, kecermatan, kebervariasian, ketegasan, ketepatan,
kebenaran struktur, dan keringkasan. Nah, saat ini kita akan mempelajari tiga
dari cirri-ciri tersebut antara lain : kesatuan gagasan, kepaduan dan
keparalelan.
1. Kesatuan gagasan
Kalimat
efektif hanya mengandung satu gagasan dan memiliki satu ide pokok. Kalimat
bersebut memiliki subjek, predikat dan usur-unsur lainnya saling
mendukung dan membentuk untuk kesatuan tunggal.
Contoh
:
Penyebaran
virus Corona terkait
dengan warga negara Indonesia (WNI) di dalam negeri dan luar negeri untuk hari
ini belum diperbarui pemerintah.
2. Kepaduan
Keseimbangan antara gagasan atau pemikiran dengan struktur bahasa yang dipakai dalam kalimat. Dalam kalimat ini diperlihatkan dengan adanya kesatuan gagasan dan kesatuan pikiran. Kalimat yang dengan unsur kepaduan memiliki subjek dan predikat yang jelas.Contoh :
Penyebaran virus corona tidak diharapkan oleh bangsa mana pun, tetapi kenyataannya kita harus dapat menerimanya dengan tabah.
3. Keparalelan
Keparalelan adalah kesamaan bentuk kata atau makna yang digunakan di dalam kalimat.Contoh :
Hampir seluruh Negara terjangkit virus corona.
Demikian Penjelasan Tentang Ciri Kalimat Efektif dalam bentuk kesatuan , kepaduan dan keparalelan beserta contohnya.
Contoh kalimat efektif dalam paragraf.
APA ITU CORONAVIRUS (COVID-19) ???
Penyakit coronavirus (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus baru yang belum teridentifikasi sebelumnya pada manusia. Virus ini menyebabkan penyakit saluran pernapasan (seperti flu) dengan gejala seperti batuk, demam, dan pada kasus yang lebih parah, pneumonia.
Penyebaran utama coronavirus baru ini adalah melalui kontak dengan orang yang terinfeksi saat mereka batuk atau bersin, atau melalui tetesan air liur atau cairan hidung. Dalam kasus yang lebih langka, penyakit ini dapat menyebabkan kematian. Orang-orang berusia lanjut, dan orang-orang yang memiliki gangguan medis lainnya (seperti asma, diabetes, atau penyakit jantung), lebih rentan untuk mengalami gejala yang parah.Tidak ada obat khusus untuk mencegah atau mengobati penyakit coronavirus (COVID-19). Orang-orang mungkin memerlukan perawatan suportif untuk membantu pernapasan mereka. Seperti melindungi diri dengan mencuci tangan secara rutin dan menghindari menyentuh wajah.
Hampir seluruh Negara terpapar virus corona. Penyebaran virus Corona terhadap warga negara Indonesia (WNI) di dalam negeri dan luar negeri untuk hari ini belum diperbarui pemerintah. Untuk saat ini jumlah kasus positif COVID-19 untuk di dalam negeri sebanyak 134 kasus. Data tersebut belum diperbarui untuk Selasa, 17 Maret 2020.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar